Persaingan kekuatan besar membuat keputusan teknologi, perdagangan, dan keamanan tampak seperti ujian loyalitas. ASEAN perlu menolak kerangka biner dengan alternatif nyata.
Otonomi membutuhkan pasar terhubung, infrastruktur kompatibel, pembiayaan, dan kemampuan bersama untuk menilai risiko.
Otonomi membutuhkan kapasitas
Standar kawasan untuk data, pembayaran, energi, dan rantai pasok memperbesar daya tawar serta memberi kepastian lintas batas.
Ruang pilih dipertahankan dengan kemampuan bertindak, bukan dengan menghindari setiap keputusan.
Kerja sama yang dapat dipakai
Koalisi negara yang siap dapat membuka jalan selama hasilnya tetap terbuka untuk diikuti dan tidak menjadi klub permanen.